Beranda Doa-Doa Praktis Bolehkah Masuk Kemekkah Tanpa Niat Ihram

Bolehkah Masuk Kemekkah Tanpa Niat Ihram

93
0
Bolehkah Masuk Kemekkah Tanpa Niat Ihram

Aminsaja.comBolehkah Masuk Kemekkah Tanpa Niat Ihram. Memahami lebih mendalam lagi tentang miqat haji dan umrah. Niat ihram haji dari mekah, bukan hanya untuk orang-orang yang memang tinggal dimekah saja, tetapi juga untuk orang-orang luar mekah yang sudah berada dimekah, seperti orang-orang jeddah dan lain sebagainya atau jemaah-jemaah haji pendatang dari Negara-Negara lain. Hanya saja, mereka semua yang datang dari luar mekah, sudah punya miqat makani masing-masing yang sudah ditentukan, dan mereka pasti lewat di salah satu miqat tersebut ketika ingin menuju kemekah. Maka ketika tujuan datang kemekah ada keinginan untuk melakukan ibadah haji atau umrah, tentu tidak boleh bagi mereka masuk kemekah tanpa niat ihram dari miqat yang dilalui atau yang dilewati itu. Hal yang demikian masuk melanggar aturan miqat ihram yang bila tanpa ada udzur, mereka berdosa dan wajib membayar dam seperti halnya dam tamattu’, atau ketika ada udzur, mereka tidak berdosa, akan tetapi tetap wajib membayar dam tersebut. Dalam kaidah masyhur yang bersandar kepada hadits Rasul dijelaskan: “Barangsiapa saja yang ada dimiqat, ingin masuk kemekah dengan ada tujuan untuk melakukan ibadah haji atau umrah, maka wajib niat ihram dari miqat itu”.

Ketika masuknya kemekah masih lama kepelaksanaan ibadah haji, sehingga kalau langsung berihram haji dari miqat itu, mereka khawatir tidak mampu menjaga larangan-larangan ihram, maka sebaiknya mereka niat ihram umrah saja dahulu dari miqatnya sendiri yang dilewati, dan setibanya dimekah, langsung menyelesaikan rangkaian manasik umrahnya (yaitu thawaf saie dan tahallul). Sesudah itu menjadi orang yang halal selama berada dimekah, bebas dari semua larangan ihram. kemudian setelah tiba pelaksanaan haji, niat ihram hajinya lakukan dari mekah. Tapi yang demikian, hajinya dinamakan haji tamattu’ yang wajib membayar dam kambing (idhah 119-123).

Wal Hashil, mereka tak dapat dibenarkan masuk kemekah dengan tidak berniat ihram dari miqatnya sendiri yang dilewati dan mereka harus memilih salah satu diantara 2 pilihan:

  1. Niat ihram haji langsung dari miqatnya sendiri yang dilewati. Yang demikian tidak wajib membayar dam hanya saja wajib menjaga semua larangan ihram dalam beberapa hari selama dimekah hingga bertahallul awwal di hajinya nanti.
  2. Niat ihram umrah dahulu dari miqatnya sendiri yang dilewati, dan setibanya dimekah, langsung menyelesaikan rangkaian manasik umrahnya (yaitu thawaf saie dan tahallul) sesudah itu menjadi orang yang halal selama berada dimekah, bebas dari semua larangan ihram, tetapi wajib membayar dam haji tamattu’nya, seperti penjelasan diatas.

Wallahu A’lamu Bissowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here