Beranda Doa-Doa Praktis Gambaran Haji Ifrad Tamattu’ dan Qiran

Gambaran Haji Ifrad Tamattu’ dan Qiran

87
0
Gambaran Haji Ifrad Tamattu' dan Qiran

Aminsaja.comGambaran Haji Ifrad Tamattu’ dan Qiran. termasuk dari rukun haji yang pertama sekali, ialah: “niat ihram haji” (berniat memulai mengerjakan semua rangkaian ibadah haji, yang insya Allah contoh lafadh niatnya akan dijelaskan sebagai berikut.

Ada 3 Cara Haji yang Disepakati Para ulama:

Pertama HAJI IFRAD ialah haji yang sebelumnya tidak didahului pelaksanaan umrah dibulan-bulan haji, (artinya ditahun itu tidak melakukan umrah dibulan syawal, bulan dzul qi’dah dan beberapa hari di awal bulan dzul hijjah sampai ke pelaksanaan haji)

HAJI IFRAD ada 3 Gambaran

  1. Haji yang tak disertai dengan pelaksanaan umrah sebelum maupun sesudah haji (artinya berhaji saja ditahun itu. Haji Ifrad seperti ini yang dilakukan oleh Rasulullah menurut pendapat mayoritas ulama’)
  2. Haji yang didahului pelaksanaan umrah sebelum masuknya bulan-bulan haji, seperti umrah dibulan ramadhan atau sebelumnya, (Haji Ifrad yang seperti ini biasa diikuti oleh banyak mukimin mekah dan sekitarnya, utamanya para mutawwif Jemaah umrah).
  3. Haji yang sebelumnya tak didahului pelaksanaan umrah, tetapi melaksanakan umrah setelah selesai melaksanakan haji dan sebelum berakhirnya bulan dzul hijjah. (Haji Ifrad yang seperti ini yang kadang diikuti jemaah pendatang seperti jemaah haji Indonesia yang masuknya kemekah sudah mendekati pelaksanaan haji (Gelombang kedua dan terakhir). Mereka langsung niat ihram haji dari miqat Afaqi, kemudian setibanya dimekah, mereka sunnah thawaf qudum dan juga sa’i supaya tidak perlu sa’e lagi nanti setelah thawaf ifadhahnya/thawaf hajinya. Sesudah thawaf qudum dan sa’inya itu, mereka bukan bertahallul, akan tetapi tetap berada dalam ihram haji dan wajib menjaga semua larangan ihramnya sampai ke pelaksanaan ibadah haji. Setelah semua rangkaian manasik haji selesai, baru mereka melaksanakan banyak umrah ngambil Miqat dari ji’ranah, tan’iem atau hudaibiyah. (Haji Ifrad seperti ini yang paling afdhal menurut madzhab malikiyah dan syafieyah).

Kedua HAJI TAMATTU’ ialah haji yang sebelumnya sudah didahului pelaksanaan umrah dibulan-bulan haji ditahun itu, seperti umrah dibulan syawal atau dibulan sesudahnya sampai ke pelaksanaan haji. Haji Tamattu’ ini yang biasa diikuti jemaah haji pendatang seperti jemaah haji Indonesia yang masuknya ke mekah masih lama dari pelaksanaan haji (Gelombang pertama, gelombang kedua). Mereka niat ihram umrah dulu dari miqat Afaqi, kemudian setibanya dimekah mereka wajib melaksanakan thawaf sa’i umrah dan gunting rambut bertahallul dari umrahnya. setelah selesai, mereka menjadi orang yang halal, bebas dari larangan ihram. Dan dimasa-masa itu, mereka sunnah umrah lagi sebanyak-banyaknya ambil miqat dari tan’iem dll. kemudian setelah masuk pelaksanaan haji, mereka niat ihram haji dari mekah/hotelnya). Haji Tamattu’ ini yang paling afdhal menurut madzhab hanabilah.

Ketiga HAJI QIRAN Haji seperti ini punya dua gambaran:

  1. Ihram haji dan umrah digabungkan dalam satu niat, (seperti contoh: “Saya niat haji dan umrah dan berihram dengan keduanya, karena Allah Ta’ala”), tetapi pelaksanaannya hanya melakukan semua rangkaian ibadah haji saja. Haji Qiran seperti ini yang dilakukan oleh Rasulullah SAW menurut sebagian ulama, dan yang paling afdhal menurut madzhab hanafiyah.
  2. Niat ihram umrah dulu dari miqat, kemudian sebelum memulai rangkaian ibadah umrahnya dan dalam keadaan ihram, seketika memasukkan niat ihram haji digabungkan dan disatukan dengan ihram umrahnya tadi. dengan demikian, yang wajib dilakukan hanya semua rangkain ibadah haji saja. Cara seperti ini yang dilakukan oleh Siti Aisyah diwaktu haji bersama Rasul SAW

CATATAN PENTING!: Bagi yang berhaji ifrad dengan salah satu 3 cara ini, tidak diwajibkan membayar dam, berdeda dengan haji tamattu’ dan qiran.

Wallahu A’lamu Bissowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here