Beranda Keutamaan Hari Ini Yang Sebenarnya Milik Kita

Hari Ini Yang Sebenarnya Milik Kita

92
0
Hari Ini Yang Sebenarnya Milik Kita

Aminsaja.com – Hari ini yang sebenarnya milik kita, karena hari kemarin adalah masa lalu dan hari besok adalah masa depan yang masih menjadi rahasia. kita tidak pernah tahu kapan saatnya ajal tiba.

Hari ini adalah saat kehidupan yang sebenarnya, maka jadikanlah setiap detik, menit dan jam menjadi sesuatu yang penuh arti. tanamkan beragam kebaikan, berikan berbagai keindahan dan mintalah ampunan atas dosa dan semua kesalahan.

Keindahan masa lalu tidak perlu direnungi, dan kepahitan yang telah lalu tidak perlu disesali. Hari ini harus dijalani dengan penuh keikhlasan dengan apa yang sudah ditakdirkan,

Harapan dan angan-angan hanya seperlunya, senang dan susah, suka dan duka hanya sewajarnya, ingatlah bahwa kematian mungkin saja akan datang tiba-tiba, Jadi bersiaplah. jangan sampai semua sia-sia dan percuma. sebenarnya hari ini yang sebenarnya milik kita.

Apa yang seharusnya dilakukan hari ini ?

1. Arahkan perhatian pada urusan hari ini

Manusia seringkali menakutkan dan menghkhawatirkan hal-hal yang akan terjadi yang akan datang, mengandai-andai, jika nanti begini dan begitu. Bagi orang mukmin seharusnya menyadari bahwa ketakutan akan masa depan adalah bisikan setan. setan senantiasa menakut-nakuti dengan sesuatu yang tidak disukai manusia yaitu, kemiskinan. Jangan jejali pikiran dengan khayalan, dan jangan bermimpi dengan masa depan. Firman Allah SWT:

اَلشَّيۡطٰنُ يَعِدُكُمُ الۡـفَقۡرَ وَيَاۡمُرُكُمۡ بِالۡفَحۡشَآءِ‌ ۚ وَاللّٰهُ يَعِدُكُمۡ مَّغۡفِرَةً مِّنۡهُ وَفَضۡلًا ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيۡمٌۚ

Artinya: “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Maha luas, Maha Mengetahui“. (QS.Al-Baqarah:268)

2. Ikhlas menjalani takdir hari ini

Hari ini harus selalu ingat kepada Allah SWT dan mempersiapkan diri untuk berangkat menuju akhirat. Hidup hari ini usahakan dalam keadaan senang, aman dan penuh ketenangan. Hari ini harus ikhlas menerima rejeki, suami / istri anak dan keluarga. ikhlas menjalankan tugas dan pekerjaan serta kedudukanmu. Jangan pernah putus asa dari rahmat Allah SWT. perbanyaklah ibadah. kerjakan kewajiban sebaik mungkin. Firman Allah SWT:

اَتٰىٓ اَمْرُ اللّٰهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْهُ ۗسُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

Atinya: “Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya. Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan” (QS.An-Nahl:1)

3. Hidup tanpa Kemarahan dan memafkan setiap kesalahan

Setelah berusaha Ikhlas menerima takdir, maka jalanilah hidup tanpa ada duka cita, tanpa kemarahan tanpa sikap iri dan dengki. Bersihkan hati dengan tidak melakukan hal-hal yang dilarang dalam agama. Maafkan setiap kesalahan orang lain yang sudah menyakiti hatimu, berbuat zalim kepadamu, ,menutup rejekimu, dan memfitnahmu. lepaskan semua perasaan dan fikiran tidak enakmu. buang dan gantilah dengan memaafkan. Kebesaran jiwamu akan menjadikanmu manusia baru yang hidup dengan ketenangan dan kebahagiaan.

4. Melakukan kebaikan dan berikan kemanfaatan

Hari ini adalah milikmu, jangan biarkan hari ini menjadi sia-sia dengan waktu terbuang percuma, dulanglah kebaikan dan manfaat sebanyak-banyaknya, ketika bangun pagi sebelum beranjak dari tempat tidurmu, katakanlah dalam hatimu niat kebaikan dan menjauhkan diri dari dosa dan kemaksiatan. lihat apa yang terjadi pada hari yang kau miliki. Dalam kita Nasha’ihul Ibad di jelaskan, Rasaulullah SAW bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من أصبح لا ينوي الظلم على أحد غفر له ماجنى، ومن أصبح ينوي نصرة المظلوم وقضاء حاجة المسلم كانت له كأجر حجة مبرورة

Artinya: “Barang siapa yang di pagi hari tidak berniat untuk berbuat zalim kepada seorang maka diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa di pagi hari berniat untuk menolong orang yang terzalimi dan memenuhi kebutuhan orang Islam maka baginya pahala haji mabrur.”

4. Tanamkan kalimat-kalimat untuk motivasi diri

Lidah tidak bertulang, tapi kekuatanya bagaikan pedang, kalimat yang kau ucapkan mampu menusuk relung hati seseorang. ungkapan baik akan mampu membuat orang merasa bahagia dan dicintai, dan cinta mampu mengubah kejahatan menjadi kesalehan, mengubah yang sulit menjadi mudah. maka katakan kalimat-kalimat positif untuk terapi pada diri sendiri agar dapat menguasai hari ini yang menjadi milikmu. Diantara kalimat-kalimat baik itu diantaranya:

  • Hari ini aku akan memperbaiki kata-kataku
  • Hari ini aku tidak boleh berkata kotor, keji, mencaci-maki dan mengumpat orang lain apalagi menyebarkan aib.
  • hari ini tidak boleh ada kesalahan, dosa dan maksiat yang kulakukan
  • Hari ini aku harus membersihkan jiwa dan ragaku
  • Hari ini aku haru sederhana dalam bertingkah laku
  • Hari ini aku harus membaca Al-Qur’an, belajar ilmu
  • Hari ini aku harus bermanfaat lebih banyak lagi
  • Hari ini aku harus menanamkan nilai kebaikan kepada siapapun

Dan lain sebagainya.

Semoga hari ini menjadi milik kita.

Wallohu a’lam bissowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here