Beranda Keutamaan Keutamaan Sabar Menjalankan Takdir Allah

Keutamaan Sabar Menjalankan Takdir Allah

313
4
Keutamaan Sabar Menjalankan Takdir Allah

Aminsaja.com Keutamaan Sabar Menjalankan Takdir Allah, Setiap orang yang beriman pasti akan ditimpakan musibah di dalam hidupnya sebagai ujian dari Allah SWT. Mereka yang berhasil atas ujian itu adalah mereka yang mampu bersabar.

Bentuk ujian dari Allah SWT berbagai macam. Sebagaimana Hadits yang berbunyi: مَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِيْ نَفْسِهِ وَوَلَدِهِ وَمَالِهِ حَتَّى يَلْقَى اللهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيْئَةٌ Artinya: “Bencana akan senantiasa menimpa orang Mukmin dan Mukminah pada dirinya, anaknya, dan hartanya sehingga ia berjumpa dengan Allâh dalam keadaan tidak ada kesalahan pun pada dirinya”.

Kehidupan tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita meskipun sudah berusaha dan berdoa. Musibah, Cobaan dan rintangan diberikan kepada manusia supaya menjadi lebih sabar dan meningkatkan iman kepada Allah SWT.

Musibah merupakan cobaan sebagai tahapan dalam kesiapan manusia untuk diangkat derajatnya. Musibah akan terjadi dan dialami oleh semua orang terutama mereka yang rajin ibadah dan beramal saleh. Sabar dalam menghadapi cobaan hidup merupakan kemuliaan seorang mukmin.

Pengertian Sabar

Secara bahasa, sabar adalah menahan atau menghalangi. Dan demikianlah inti makna kesabaran yang diajarkan oleh syariat Islam. Secara syariat, makna sabar adalah menahan lisan dari mengeluh, menahan hati dari rasa murka, dan menahan anggota badan dari menampakkan kemarahan dengan cara merobek-robek sesuatu atau tindakan lain yang menyimpang dari syariat (Syaikh Solih Alu Syaikh dalam At Tamhid).

Hukum Bersabar

Menurut Al-Qur-an, As-Sunah dan Ijma’ dan akal, hukum bersabar adalah wajib. Firman Allah SWT:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اصْبِرُوْا وَصَابِرُوْا وَرَابِطُوْاۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ࣖ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung”.(QS.Ali Imran:200)

Yang dimaksud bersabar dalam ayat ini adalah bersabar dalam taat kepada Allah dengan meninggalkan perbuatan maksiat dan segala larangan dengan cara menjauhinya serta bertobat, dan perintah agar memperkuat kesabaran terhadap musibah yang menimpa maupun tingkah laku orang yang mungkin terasa menyakitkan, selalu komitmen di jalan Allah, dan bertakwalah kepada Allah dengan menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya agar kamu termasuk orang-orang yang beruntung, yakni mendapatkan imbalan yang besar dan abadi, atas ketaatan dan kesabaran kalian.

Kedudukan dan Macam-macam Sabar

Sabar memiliki kedudukan yang agung di dalam Islam. Imam Ahmad rahimahullah pernah berkata, “Penyebutan kata sabar di dalam Al-Qur’an ada di lebih dari 90 tempat. Sabar adalah bagian dari iman, sebagaimana kedudukan kepala bagi tubuh. Hal tersebut dikarenakan orang yang tidak memiliki kesabaran dalam menjalankan ketaatan, tidak memiliki kesabaran untuk menjauhi maksiat, dan tidak memiliki kesabaran tatkala tertimpa takdir Allah yang tidak menyenangkan, maka dia kehilangan banyak sekali bagian keimanan (At Tamhid li Syarh Kitabit Tauhid)

Sabar dibagi menjadi tiga macam:

  1. Sabar dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT
  2. Sabar dalam menahan diri dari perbuatan dosa dan maksiat.
  3. Sabar dalam menghadapi cobaan dan ujian yang pahit.

Kehidupan seorang mukmin akan selalu indah, baik dalam keadaan senang atau susah. Bagi seorang mukmin, keberhasilan, kedudukan, harta, keluarga dan kenikmatan lainya merupakan ujian yang harus disyukuri sebagaimana ketika menerima ujian, cobaan, musibah, kesedihan dan ketakutan, semua disikapi dengan bersabar karena seorang mukmin paham bahwa senang dan susah datangnya dari Allah SWT. Hatinya ikhlas menjalani takdir Allah SWT sebagaimana diriwayatkan dari Abu Yahya Suhaib bin Sinan RA. ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

 عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِن  إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Artinya: “Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sungguh semua urusannya adalah baik, dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali oleh orang Mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kegembiraan ia bersyukur dan itu suatu kebaikan baginya. Dan jika ia mendapat kesusahan, ia bersabar dan itu pun suatu kebaikan baginya”.

Keutamaan Sabar Menghadapi Musibah Atau Cobaan

1. Cobaan adalah bentuk cinta Allah kepada hambanya

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إذَا أَحَبَّ اللهُ عَبْدًا ابْتَلَاهُ بِبَلَاءٍ لَا دَوَاءَ لَهُ، فَإِنْ صَبَرَ اجْتَبَاهُ، وَإِنْ رَضِيَ اصْطَفَاهُ}.

Nabi saw. bersabda, “Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Allah akan mencobanya dengan cobaan yang tidak ada penawarnya, jika ia sabar maka Allah akan memilihnya, dan jika ia ridha, maka Allah akan memilihnya (sangat mencintainya).”

Penjelasan imam An-Nawawi Al-Bantani ketika mensyarah hadits ini tidak menyebutkan riwayat dan perawinya. Didalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

Artinya: “Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar(QS.Al-Baqarah:155)

2. Pahala Sabar Tanpa Batas

اِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: “Sesungguhnya Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas”. (QS.Az-Zumar:10)

3. Sabar adalah Jihad

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتّٰى نَعْلَمَ الْمُجٰهِدِيْنَ مِنْكُمْ وَالصّٰبِرِيْنَۙ وَنَبْلُوَا۟ اَخْبَارَكُمْ

Artinya: “Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu(QS.Muhammad:31)

4. Sabar adalah Penolong

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS.Al-Baqarah:153)

5. Orang Sabar diutamakan Allah SWT(Mulia)

وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ اِنَّ ذٰلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ ࣖ

Artinya: “Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia (Diutamakan)”. (QS.Asy-Sura:43)

6. Kesabaran Adalah Sinar

Rasulullah SAW bersabda:

‎وَالصَّلَاةُ نُورٌ، وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ، وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ

‎Artinya: ”Shalat adalah cahaya, sedekah merupakan bukti nyata, kesabaran adalah sinar,Al-Quran adalah hujjah yang bisa ‎menjadi pembelamu atau sebaliknya, menjadi penuntutmu.” (HR. Muslim 223).‎

7. Sabar Menghadapi Kematian Orang Yang Disayang, Balasannya Surga

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى مَا لِعَبْدِي الْمُؤْمِنِ عِنْدِي جَزَاءٌ إِذَا قَبَضْتُ صَفِيَّهُ مِنْ أَهْلِ الدُّنْيَا ثُمَّ احْتَسَبَهُ إِلَّا الْجَنَّةُ

Artinya: “Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: ‘Allah SWT berfirman: Tidak ada balasan yang sesuai di sisi-Ku bagi hamba-Ku yang beriman, jika aku mencabut nyawa orang yang dicintainya di dunia, kemudian ia rela dan bersabar kecuali surga.'” (HR. Bukhari No.6424)

8. Sabar Menghadapi wabah, Pahala Mati Syahid

Nabi SAW menjelaskan sebagai berikut:

أَنَّهُ كَانَ عَذَابًا يَبْعَثُهُ اللهُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ فَجَعَلَهُ اللهُ رَحْمَةً لِلْمُؤْمِنِينَ فَلَيْسَ مِنْ عَبْدٍ يَقَعُ الطَّاعُونُ فَيَمْكُثُ فِي بَلَدِهِ صَابِرًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَنْ يُصِيبَهُ إِلَّا مَا كَتَبَ اللهُ لَهُ إِلَّا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ

Artinya: “Sesungguhnya (wabah penyakit) itu adalah siksa yang dikirimkan Allah kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Tetapi Allah juga menjadikannya sebagai rahmat bagi kaum mukminin. Tidak ada seorang hamba pun yang ketika terjadi wabah penyakit tetap tinggal di negerinya karena bersabar seraya mengetahui bahwa tidak akan ada yang menimpanya kecuali yang telah Allah tetapkan, melainkan ia akan memperoleh pahala seperti yang mati syahid” (HR.Bukhari No.5734)

9. Sabar Dapat Melebur Dosa

Rasulullah SAW bersabda:

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَاهَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

Artinya: “Tiadalah seorang muslim yang ditimpa kepayahan, sakit (yang berkepanjangan / lama), kecemasan (gundah), kesedihan, kesakitan, dan dukacita hingga (ditimpa musibah) tertusuk duri, kecuali Allah akan menghapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari no.5642 dan Muslim no.52/2573)

10. Sabar Menjadi wasilah berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW

عَنْ أُسَيْدِ بْنِ حُضَيْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا تَسْتَعْمِلُنِي كَمَا اسْتَعْمَلْتَ فُلَانًا قَالَ سَتَلْقَوْنَ بَعْدِي أُثْرَةً فَاصْبِرُوا حَتَّى تَلْقَوْنِي عَلَى الْحَوْضِ 

Artinya: “Dari Usaid bin Hudlair ra: ada seseorang dari kalangan Anshar yang berkata: ‘Wahai Rasulullah, tidakkah sepatutnya baginda mempekerjakanku sebagaimana baginda telah mempekerjakan si fulan?’. Beliau menjawab: ‘Sepeninggalku nanti, akan kalian jumpai sikap-sikap utsrah (individualis, egoism, orang yang mementingkan dirinya sendiri). Maka itu bersabarlah kalian hingga kalian berjumpa denganku di telaga al-Haudl (di surga)'”. (HR. Bukhari No. 3792)

11. Kesabaran membuahkan Taufik dan Ridho dari Allah SWT

وقال عليه الصلاة والسلام: {الصَّبْرُ عَلَى أَرْبَعَةِ أَوْجُهٍ: صَبْرٌ عَلَى الفَرَائِضِ، وصَبْرٌ عَلَى المُصِيبَةِ، وَصَبْرٌ عَلَى أذَى النَّاسِ، وصَبْرٌ عَلَى الفَقْرِ. فَالصَّبْرُ عَلَى الفَرائِضِ تَوْفِيقٌ، وَالصَّبْرُ عَلَى المُصِيبَةِ مَثُوبَةٌ، وَالصَّبْرُ عَلَى أذَى النَّاسِ مَحَبَّةٌ، والصَّبْرُ عَلَى الفَقْرِ رِضَا الله تَعَالى}.

Artinya: “Nabi SAW bersabda: “Sabar itu ada empat: sabar dalam menjalankan fardu, sabar dalam menghadapi musibah, sabar menghadapi gangguan manusia dan sabar dalam kefakiran. Sabar dalam menjalankan kewajiban adalah taufiq, sabar dalam menghadapi musibah berpahala, sabar dalam menghadapi gangguan manusia adalah cinta dan sabar dalam kefakiran adalah ridho Allah SWT”

12. Mendapat pahala sebesar 700 derajat

وقال عليه الصلاة والسلام: {الصَّبْرُ عِنْدَ المُصِيبَةِ بِتِسْعمَائة دَرَجَةٍ}.

Artinya: “Nabi SAW bersabda: “Sabar ketika mendapat musibah itu memperoleh tujuh ratus derajat”.

13. sabar lebih baik dari seisi dunia

وقال عليه الصلاة والسلام: {صَبْرُ سَاعَةٍ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيها}.

Artinya: “Nabi SAW bersabda: ‘Sabar sesaat itu lebih baik dari dunia seisinya.'”

Wallohu A’lam Bissowab.

Jika Bermanfaat buat dirimu, Like dan share

4 KOMENTAR

  1. Alhamdulillah dapat ilmu yg manfaat dan barokah semoga kita terhindar dari musibah.jika kena sesuatu yg tidak menyenangkan bisa sabar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here