Beranda Aminsaja News Pembinaan Prinsip Berorganisasi Pengajian Muslimat Patikraja Antusias

Pembinaan Prinsip Berorganisasi Pengajian Muslimat Patikraja Antusias

45
0
Pembinaan Prinsip Berorganisasi Pengajian Muslimat Patikraja Antusias

AminsajaNewsPembinaan Prinsip Berorganisasi Pengajian Muslimat Patikraja Antusias, Warga Muslimat NU sejak pagi berduyun-duyun menuju Halaman SD Karanganyar Kecamatan Patikraja untuk menghadiri pengajian perdana dengan pengerahan masa paskah pembatasan akibat covid-19 selama dua tahun. Ahad, (5/6/20220.

Pengajian yang menghadirkan pengurus Yayasan Haji Muslimat NU (YHMNU) Jawa Tengah, Drs.Hj.Siti Alfiaturohmaniah dari Semarang berjalan tertib dan lancar. warga sangat antusias sampai kursi yang disediakan oleh panitia tidak dapat menampung pengunjung yang membludak, sehingga terpaksa sebagian ditempatkan duduk lesehan di emper SD.

Tampak dalam jajaran tamu undangan forkompincam Patikraja, MWC NU, Kades dan para tokoh lokal setempat. Kapolsek Patikraja, Haryono menyampaikan kebanggaannya menjadi bagian dari NU dan siap mendukung program NU termasuk Muslimat NU, disela-sela sambutannya, Haryono mengajak warga Muslimat yang belum vaksin boster untuk segera vaksin karena capaian boster di Patikraja baru 30 %.

Sebelumnya, MWC NU Patikraja menghimbau warga NU untuk memasukkan putra putrinya ke UNU Purwokerto, karena tahun ini UNU Purwokerto memiliki fasilitas KIP, dengan kuliah gratis bahkan dapat bantuan 800 ribu setiap bulan.

Selain acara inti pengajian, dalam kesempatan ini diisi pembinaan PC Muslimat NU Banyumas yang menekankan tentang 4 prinsip Berorganisasi. Berikut isi 4 Prinsip berorganisasi yang disampaikan oleh Sekretaris II Hj, Nurjanah Ridwan;

1. Membangun Profesionalitas, Masing-masing pengurus bekerja sesuai dengan jobdesnya, berperan di organisasi tidak boleh melupakan apalagi mengabaikan kewajibannya sebagai Istri dan Ibu dalam rumahnya.

2. Membangun Budaya Kerja, hal-hal yang mendasari dalam berorganisasi adalah saling toleransi dan saling menghargai serta menghormati, karena pengurus berlatar belakang berbeda, baik dari sisi pendidikan, ekonomi maupun yang lainya.

3. Membangun kerja nyata, membangun kerja sama yang baik dengan semua pihak dapat mewujudkan program dengan baik dan maksimal.

4. Membangun komunikasi dua arah, ketua tidak boleh egois untuk menerima masukan dan usulan dari bawah.

Demikian ujar Nurjanah dalam pembinaannya. sementara itu Zuhriyah Nurul Qolbiyah selaku ketua PAC mengingatkan kepada warga Muslimat NU Patikraja untuk senantiasa istikomah dalam program sedekah subuh untuk mewujudkan rumah Qur’an yang didirikan di atas tanah wakaf untuk Muslimat NU Patikraja.

Pengajian berjalan dengan hidmat dengan sesekali Nyai Alfi mengajak pengunjung berdendang Shalawat bersama-sama. Dalam uraian hikmahnya, Nyai Alfi mengingatkan tentang ukhuwah, “Jangan melihat perbedaan, tapi lihatlah persamaannya” demikian ujarnya. Lebih Lanjut Nyai Alfi menyampaikan ukhuwah Wathaniyah dengan menebar kasih sayang, bukan Islam yang Radikalis. Ukhuwah Insaniyah dan ukhuwah terhadap alam sekitar kita.

Di akhir tausiyahnya, Nyai Alfi mengajak warga Muslimat Patikraja dapat meneladai sosok Ibu Sutinah yang merupakan ketua Muslimat NU periode pertama yang juga Ibu kandungnya dalam membaca Al-Qur’an di tengah keterbatasan penglihatannya, dan juga dawamul wudhu.

WhatsApp Image 2022 06 05 at 19 46 12 1

Kontributor:Kha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here