Beranda Aminsaja News Tempat-Tempat Penting Dan Bersejarah Di Makkah

Tempat-Tempat Penting Dan Bersejarah Di Makkah

80
0
Tempat Tempat Penting Dan Bersejarah Di Makkah

Aminsaja.com – Tempat Penting Dan Bersejarah Di Mekkah, Berkunjung ke tempat Suci kota Makkah belum lengkap jika tidak singgah ke tempat-tempat penting dan bersejarah yang menggambarkan jejak perjuangan Rasulullah SAW.

Tempat-tempat tersebut tidak hanya bernilai ibadah, tetapi sebagian mempunyai nilai keutamaan yang diberikan oleh Allah SWT. Makkah Sendiri mempunyai julukan مكة المكرمة Makkat al-Mukarramah Artinya kota yang mulia.  

Kota Makkah adalah tempat kelahiran Rasulullah SAW, disebut Dalam surat al-Tin ayat 3, dengan nama Al-Balad al-Amin artinya negara yang aman.

Siapa pun yang masuk ke kota ini akan terjamin keamanannya termasuk bagi yang Haji atau Umrah. Sedangkan kota Madinah adalah tempat suci kedua di muka bumi yang memiliki banyak keutamaan.

Berikut Tempat Penting dan Bersejarah di Makkah

1. Ka’bah

Bangunan Ka’bah seluruh dinding 15,00 M, lebar dinding utara 10,12 M, lebar dinding barat 11,58 M, lebar dinding selatan 10,13 M, Lebar dinding timur 10,22 M.

Ka’bah adalah bangunan pertama dibumi yang digunakan sebagai tempat ibadah kepada Allah SWT yang setiap dinding diberi nama negeri ke arah mana dinding itu menghadap. Sebelah Utara namanya rukun Iraki (Irak), Sebalah barat rukun syam (Suriah), Sebelah Selatan rukun yamani (Yaman), sebelah timur rukun aswadi (Hajar aswad).

Ka’bah dibangun dan dirombak sebanyak lima kali :

  1. Pertama dibangun oleh Malaikat
  2. Dibangun oleh Nabi Ibrahim AS, dan dibantu oleh anaknya Ismail AS, dengan mempunyai dua rukun saja (Yamani dan Hajar Aswad), tidak beratap  dan tingginya sembilan hasta
  3. Dibangun oleh orang Quraisy (tidak disebut namanya dalam sejarah), sehingga tinggi Ka’bah 18 hasta
  4. Dibangun oleh Khalifah Abdullah Ibnu Zubair ra, dengan empat rukun; yaitu Yamani, Hajar aswad, Iraqi dan Syami
  5. Dibangun oleh Hajjaj Ibn Yusuf al-Tsaqafi ra, pada tahun 693 H, sampai sekarang

2. Hijir Ismail

  • Hijr Ismail terletak di sebelah utara Ka’bah, bentuknya setengah lingkaran.
  • Dibangun oleh Nabi Ibrahim sebagai tempat berteduh sewaktu membangun Ka’bah.
  • Termasuk bagian dari Ka’bah
  • Siti Aisyah ra pernah minta kepada Nabi Muhammad SAW agar diperbolehkan masuk Ka’bah, akan tetapi Nabi Muhammad SAW melarang dan menyuruh Siti Aisyah ra untuk Shalat di Hijir Ismail saja
  • Pada waktu Thawaf, batu yang melingkar di Hijir Ismail tidak boleh disentuh, agar Thawafnya tidak batal.

3. Sumur Zam-Zam

  • Sumur zam-zam terletak 11 meter dari Ka’bah.
  • Saat ini, sumur zamzam berada di ruang bawah tanah yang dapat dilihat dari balik panel kaca. dapat menyedot air hingga 18,5 liter per detik sehingga mampu menghasilkan 660 liter air per menit.
  • Dalam bahasa Arab, zamzam berarti “banyak” atau “melimpah ruah”.
  • Tidak pernah kering meski telah digunakan selama ribuan tahun.

4. Talang/Pancuran Mas

  • Dibuat pada saat Rasulullah SAW berusia 35 tahun
  • Tempat turunnya hujan yang ada di atas Ka’bah, persis di atas tengah hijr Ismail
  • Air yang turun melalui talang emas mempunyai dua keberkahan, berkah air dari langit dan berkah baitullah
  • Emas yang dibuat pancuran tersebut selalu hilang, kemudian timbul pemikiran agar pancuran dari emas itu tidak hilang, semua mahar (mas kawin) dikumpulkan untuk membuatnya, karena barang itu dianggap yang paling halal sehingga sampai sekarang tidak pernah hilang.

5. Multazam

  • Multazam adalah dinding Ka’bah di antara pintu ka,bah dan hajar aswad, multazam artinya memeluk, karena dulu Rasulullah SAW memeluk Ka’bah di tempat tersebut
  • Menurut riwayat Hasan Basri ra, bahwa tempat-tempat Mustajab (diterima doanya) ada lima belas, di antaranya Multazam, Hajar Aswad, Rukun Yamani, Maqam Ibrahim, Minum Air Zam-Zam, Melihat Ka’bah, Muzdalifah, Mina dan Jumrah Aqabah.

6. Hajar Aswad

Dikutit dari wikipedia al-Ḥajaru al-Aswad merupakan sebuah batu yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga, dan yang pertama kali menemukannya adalah Nabi Ismail dan yang meletakkannya adalah Nabi Ibrahim. Dahulu kala batu ini memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh Jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semakin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu ini memiliki aroma yang unik dan ini merupakan aroma wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya, dan pada saat ini batu Hajar Aswad tersebut ditaruh di sisi luar Ka’bah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya. Adapun mencium Hajar Aswad merupakan sunah Nabi Muhammad. Karena dia selalu menciumnya setiap saat tawaf

7. Pintu dan Kunci Ka’bah

  • Pintu Ka’bah terbuat dari kayu gaharu yang berasal dari India dan dilapisi dengan Emas, Setiap anak yang baru lahir, kunci tersebut disentuhkan kepada mulut si bayi, dengan harapan agar anak itu lancar dan fasih berbicara
  • Yang diberi wewenang untuk memegang kunci tersebut atas perintah dari Rasulullah SAW adalah keturunan bani Syaibah ra, hingga sampai sekarang.

8. Babus Salam

  • Masjid Al Haram memiliki 129 pintu, dengan empat buah pintu utama dan 45 buah pintu biasa yang dibuka selama 24 jam setiap hari.
  • salah satu pintu utama dinamakan Al Salam (babus salam) yang memiliki arti “Kedamaian”
  • Pada saat penaklukan kota Makkah pada tahun ke-8 H, Nabi Muhammad SAW masuk lewat pintu itu, sehingga masul Masjid Al Haram melalui pintu Al Salam merupakan Sunah dan diyakini membawa keberkahan

9.Mas’a

  • Mas’a adalah tempat untuk jamaah haji dan umrah melaksanakan sa’i
  • Mas’a terbentang antara bukit Shafa dan Marwah yang panjangnya kurang lebih 405 meter
  • Mas’a mempunyai sejarah sebagai tempat berlari Siti Hajar pada saat mencari air untuk putranya yang menangis kehausan
  • Konon ada orang Quraisy yang bernama Isaf dan Nailah mengadakan hubungan di luar nikah di depan Ka’bah, kemudian kedua orang tersebut menjadi patung (Isaf diletakkan di bukit safa dan Nailah diletakkan di bukit Marwah)

10. Padang Arafah

  • Padang Arafah adalah sebuah padang tempat Jamaah Haji melaksanakan wukuf
  • Ketika Jibril AS mengenalkan masalah haji kepada Nabi Ibrahim AS, Jibril bertanya (atadri) dan Ibrahim AS menjawab, (lam-alif) lalu Jibril bertanya lagi (Arafatu) Ibrahim menjawab (na am), sejak saat itulah tempat ini dinamakan Arafah
  • Menurut salah satu riwayat, Padang Arafah akan menjadi padang Mahsyar ketika kiamat telah tiba

11. Ma’la

  • Tempat kuburan para sahabat di antaranya yaitu Abdullah Ibn Zubair ra.
  • Tempat kuburan Siti Khatijah ra.
  • Tempat kuburan para Ulama di antaranya adalah Ibn hajar El-Taymi, dan Mbah Kyai Maemun Zubaer

12. Syi’ib Ali

  • Tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW
  • Antara Syi’ib Ali dan Masjidil haram dulu tempat dar El-Nadwah(tempat konferensi para Ulama).

13. Museum Haramain / Museum Ka’bah

  • Museum ini terletak di tengah antara Hudaibiyah dan Kota Makkah. Jadi, biasanya jemaah setelah ambil miqat untuk umrah sunah di Hudaibiyah, mereka akan mampir di Museum Haramain.
  • Museum yang dibangun Raja Fahd bin Abdul Aziz itu juga dikenal dengan sebutan Exibition Two Holy Mosque Architecture.
  • Museum ini berisi tentang sejarah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. mengunjungi museum ini berarti kita mempelajari kilasan peristiwa dan sejarah dua masjid mulia umat Islam.

15. Peternakan Unta

  • Berada di Hudaibiyah, unta-unta di berikan kandang ukuran jumbo bahkan sebagian diliarkan dijalan-jalan
  • Jamaah haji dan Umrah bisa melihat secara dekat hewan-hewan langka tersebut dan dapat menaikinya dengan bayaran tertentu
  • Sebagian peternak menjual susu dan air kencing unta

16. Ji’ronah

  • Adalah tempat mengambil miqat yang diambil dari nama seorang perempuan tua yang sedang hamil, Nabi Muhammad menanyakan kepada ja’ranah, apa kesulitanmu di padang pasir ini ?, ja’ranah menjawab bahwa kami kesulitan air. Kemudian nabi Muhammad SAW langsung menancapkan tongkatnya ke tanah maka memancar air, setelah itu diminum oleh Ja’ranah
  • Setelah perang Hunain yang terletak di dekat Thaif, Nabi Muhammad SAW beserta 12.000 sahabat pada tahun ke-9 H pergi ke sana mengambil miqat
  • Di tempat inilah nabi Muhammad SAW membagikan harta rampasan kepada para sahabat

17. Hudaibiyah

  • Hudaibiyah adalah nama sebuah sumur arah barat daya dari kota Mekkah dengan jarak sekitar 22 km. Sekarang tempat ini dikenal dengan nama Asy-Syumaisyi.
  • Nama Hudaibiyyah terkenal karena di lokasi inilah lahirnya sebuah perjanjian bersejarah antara kaum Muslimin dan kuffar Quraisy yang terjadi pada tahun ke-6 hijriyah pada bulan Dzulqa’dah.
  • Rasulullah SAW menetapkan Hudaibiyah sebagai salah satu dari beberapa tempat miqat (berniat memulai haji atau umrah) bagi calon jamaah yang ingin melaksanakan haji atau umrah.

Wallohu A’lam Bishowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here