Beranda Aminsaja News Ulasan Tentang Sejarah Perayaan Maulid Nabi SAW

Ulasan Tentang Sejarah Perayaan Maulid Nabi SAW

18
0
Ulasan Tentang Sejarah Perayaan Maulid Nabi SAW

Aminsaja.comUlasan Tentang Sejarah Perayaan Maulid Nabi SAW. Kelahiran Nabi adalah sebuah kebanggaan bagi umat Islam seluruh dunia karena berkat kelahiran Rasulullah SAW semua makhluk yang ada langit maupun di bumi diciptakan oleh Allah SWT. Dan Pada kalender Masehi tahun 2022, Maulid Nabi Muhammad Saw. jatuh pada tanggal 8 Oktober. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan kelahiran Nabi Muhammad? Apa yang perlu dilakukan seorang muslim saat Maulid Nabi Muhammad? Simak penjelasan selengkapnya melalui uraian tentang sejarah perayaan Maulid Nabi dalam agama Islam.

Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW sebab Rasulullah SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun gajah. Tanggal 12 Rabiul Awal 1444 H di tahun ini bertepatan dengan tanggal 8 Oktober. Oleh sebab itu, peringatan Maulid Nabi pun jatuh pada tanggal 8 Oktober 2022.

Lantas sejak kapan peringatan Maulid Nabi ini ada? Menurut sejarah Islam, peringatan Maulid Nabi telah berlangsung sejak ribuan tahun lalu. Waskito (2014: 23) dalam bukunya yang berjudul Pro dan Kontra Maulid Nabi SAW menjelaskan bahwa setidaknya, ada tiga teori mengenai asal mula perayaan Maulid Nabi. Adapun tiga teori tersebut adalah sebagai berikut.

Tiga Teori Sejarah Maulid Nabi

  1. Teori pertama mengungkapkan bahwa peringatan Maulid pertama diadakan oleh kalangan Dinasti Ubaid (Fathimi) di Mesir yang berhaluan Syiah Ismailiyah (Rafidhah). Mereka berkuasa di Mesir pada tahun 362- 567 Hijriah atau sekitar abad ke-4 atau ke-6 Hijriah.
  2. Teori kedua mengungkapkan bahwa perayaan Maulid di kalangan ahlus sunah pertama kali diadakan oleh Sultan Abu Said Muzhaffar Kukabri, yakni seorang gubernur Irbil di wilayah Iraq. Beliau diperkirakan hidup pada tahun 549 – 630 Hijriah. Saat peringatan Maulid Nabi, Kukabri mengundang para ulama, ahli tasawuf, ahli ilmu, serta seluruh rakyat. Kemudian, menjamu mereka dengan makanan, memberikan hadiah, serta bersedekah pada fakir miskin.
  3. Teori ketiga mengungkapkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad pertama kali diadakan oleh Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi (567 – 622 H) yang merupakan penguasa Dinasti Ayyub. Tujuan beliau mengadakan peringatan ini adalah untuk meningkatkan semangat jihad kaum Muslimin dalam menghadapi Perang Salib.

Wallahu A’lamu Bissowab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here